Langsung ke konten utama

Desain Struktur Organisasi pada UKM

Tidak dapat disangsikan bahwa sumber daya manusia adalah penggerak utama dari bisnis perusahaan.  Semakin kompeten individu yang ada dalam perusahaan, maka akan semakin maksimal dari poses operasional perusahaan akan maju.  Dalam menyusun struktur organisasi, adalah menjadi bagian penting bagi perusahaan untuk dapat memastikan bahwa struktur tersebut menjadi penunjang utama bagaimana perusahaan dapat mengembangkan bisnis secara maksimal.

Lalu bagaimana strategi yang tepat bagi perusahaan untuk dapat menyusun struktur organisasi yang dimiliki? Berikut adalah beberapa tahapan dari desain penyusunan struktur organisasi pada perusahaan UKM.

(1) Menyusun Kompetensi Matrix
Struktur organisasi yang disusun harus mengidentifikasi matrix kompetensi secara akurat.  Mengingat bahwa struktur organisasi dalam UKM itu sendiri haruslah compact dan solid, sehingga sangat penting apabila matriks terbentuk dengan maksimal.  Artinya proses multitasking harus dibarengi dengan peningkatan kompetensi yang tepat.

(2) Berorientasi Pada Business Process
Penyusunan desain awal business process adalah aspek kritikal pertama yang harus ditetapkan dalam proses penyusunan struktur.  Adalah penting bagi perusahaan untuk melakukan proses perhitungan secara cermat mengenai pelaku proses yang akan dimiliki.  Untuk lebih mengefisienkan struktur, perusahaan dapat menjalankan prinsip otomatisasi ataupaun dengan bantuan aplikasi.

(3) Pengelolaan Organization Level
Manajemen atas authorisasi dan penetapan persetujuan tidak dapat disamaratakan antara perusahaan sekelas UKM dan perusahaan besar.  Bagaimana konsep terhadap strata struktur menjadi bagian penting bagi perusahaan untuk dapat memaksimalkan eksekusi dan pengkajian atas pekerjaan dengan cermat.

Bagaimana dengan penyusunan struktur organisasi dalam perusahaan Anda? Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat untuk dapat menyusun struktur organisasi dalam perusahaan Anda. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengembangan Jalur Vertikal dan Horizontal

Bagaimana proses aplikasi dari pengembangan karir seseorang dijalankan dalam suatu jabatan yang sangat bersifat spesialistik. Proses pengembangan terhadap aplikasi karir itu sendiri dapat dilakukan dengan melakukan pengembangan secara vertikal dan horizontal. Penetapan pengembangan status aplikasi horizontal juga akan meliputi konsep pengembangan karir ke arah manajerial dengan menambah ruang lingkup spesialistik yang ada menjadi ruang lingkup pengembangan kompetensi yang lebih luas dalam memahami bidang lainnya. Lalu bagaimana proses konsep pengembangan karir secara vertikal dan horizontal tersebut dijalankan. (1) Jalur karir vertikal Dijalankan dengan meningkatkan fungsi spesialistik dari individu yang ada, kondisi peningkatan jalur vertikal ini hanya dapat muncul apabila konsep pengembangan dari posisi dalam organisasi adalah menduduki konsep strategi fungsional, dimana aspek pengembangan dari komponen organisasi yang dijalankan lebih mendalam ke dalam peningkatan skill indiv...

Transformasi Sistem Manajemen SDM dalam Perusahaan

Dalam banyak perusahaan, peranan Departemen SDM (Sumber Daya Manusia) adalah menjadi sangat terbatas dalam peranan administrasi dan lebih mengarah kepada fungsi strategis.  Bagaimana manajemen SDM (Sumber Daya Manusia) dalam beberapa konteks organisasi dapat memastikan pengendalian atas nilai produktifitas maupun atas budaya perusahaan yang dipersyaratkan oleh manajemen. Program transformasi adalah penting untuk dapat dikembangkan dalam beberapa perusahaan dengan tujuan untuk dapat memiliki SDM dengan nilai yang tepat dan efektif dalam perusahaan. Beberapa strategi dapat dikembangkan oleh perusahaan untuk dapat meningkatkan nilai SDM. (1) Strategi Mengubah Pekerja menjadi Business Owner Perusahaan dapat mengembangkan program penetapan strategi penilaian kinerja yang terencana dan sistematis untuk mengubah pola pikir dari suatu pekerjaan rutin menjadi wacana inovatif untuk mencapai target dan sasaran kerja perusahaan. Tantangan yang diberikan perusahaan dapat dipergunakan untuk...

Menerapan Efisiensi dalam Pengembangan SDM (Sumber Daya Manusia)

 Pengembangan manajemen SDM di dalam perusahaan saat ini dihadapkan pada aspek kompetisi yang semakin kuat. Nilai kompetitif dalam perusahaan yang selalu menjadi pertimbangan adalah permasalah biaya dari SDM (Sumber Daya Manusia) itu sendiri.  Dimana pertumbuhan dari biaya SDM yang semakin lama semakin rumit dan tidak kadangkala tidak mengakomodasi pertumbuhan perusahaan itu sendiri. Namun, hal ini menjadi tantangan tersendiri dalam perusahaan. Peranan dari manajemen SDM (Sumber Daya Manusia) itu sendiri menjadi sangat strategis untuk dapat mengoptimalkan nilai perusahaan untuk mendapatkan aspek skala kompetitif yang lebih baik dibandingkan dengan bisnis sejenis lainnya. Lalu bagaimana strategi yang dapat dijalankan oleh perusahaan untuk dapat meningkatkan nilai kompetisi melalui strategi efisiensi yang tepat. (1) Mengoptimalkan SDM dalam Fleksibilitas Bisnis Bisnis yang muncul saat ini dan dapat berkembang adalah bisnis yang fleksible.  Penanganan atas pasar dan produk k...