Langsung ke konten utama

Membentuk Karakter Karyawan dalam Perusahaan

Dalam dunia persaingan usaha yang ketat saat ini, komponen SDM (Sumber Daya Manusia) dapat menjadi penunjang utama untuk dapat membantu dan menjalankan percepatan dalam peningkatan bisnis.
 Lalu bagaimana proses pembentukan karakter yang tepat dalam perusahaan dapat dijalankan?

Langkah Pertama, Mengidentifikasi Karakter Utama Perusahaan
Penetapan nilai-nilai perusahaan harus kemudian dilakukan penetapan penjelasan terkait dengan karakter yang jelas terkait. Pendefinisian butir-butir prilaku tersebut harus dipastikan lengkap untuk menjelaskan karakter individu yang diharapkan memenuhi penjelasan karakter yang dimaksudkan tersebut.

Langkah Kedua,Memastikan Penerapan
Perusahaan menjalankan proses sosialisasi dan training untuk memastikan bahwa proses penerapan dijalankan. Program awareness serta training dapat dijalankan untuk memastikan bahwa penerapan atas prinsip-prinsip karakter yang ditetapkan dijalankan. Ada baiknya perusahaan memberikan porsi yang besar atas kualifikasi karakter terhadap pengelolaan karir dan rekruitmen.

Langkah Ketiga, Program Reward & Punishment
Ketegasan perusahaan terkait dengan implementasi atas karakter.  Bagaimana proses penerapan dijalankan sesuai. Apabila terdapat pelanggaran maka dilakukan proses pemberian sangsi atas pelanggaran tersebut. Namun apabila sesuai, maka diperhitungkan dalam pengembangan karir.

Bagaimana dengan pengembangan karakter dalam perusahaan Anda? Lakukan proses pencarian referensi eksternal terkait dengan program pengembangan karakter dalam perusahaan Anda. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Komentar


  1. Thanks infonya menarik bgt. Oiya, saya nemuin artikel keren nih yang ngebahas tentang sederet kesalahan terkait uang yang biasa dilakukan oleh para pegawai baru. Cek di sini ya: Hati-hati, ini 5 kesalahan finansial yang biasa dilakukan karyawan baru

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menerapan Efisiensi dalam Pengembangan SDM (Sumber Daya Manusia)

 Pengembangan manajemen SDM di dalam perusahaan saat ini dihadapkan pada aspek kompetisi yang semakin kuat. Nilai kompetitif dalam perusahaan yang selalu menjadi pertimbangan adalah permasalah biaya dari SDM (Sumber Daya Manusia) itu sendiri.  Dimana pertumbuhan dari biaya SDM yang semakin lama semakin rumit dan tidak kadangkala tidak mengakomodasi pertumbuhan perusahaan itu sendiri. Namun, hal ini menjadi tantangan tersendiri dalam perusahaan. Peranan dari manajemen SDM (Sumber Daya Manusia) itu sendiri menjadi sangat strategis untuk dapat mengoptimalkan nilai perusahaan untuk mendapatkan aspek skala kompetitif yang lebih baik dibandingkan dengan bisnis sejenis lainnya. Lalu bagaimana strategi yang dapat dijalankan oleh perusahaan untuk dapat meningkatkan nilai kompetisi melalui strategi efisiensi yang tepat. (1) Mengoptimalkan SDM dalam Fleksibilitas Bisnis Bisnis yang muncul saat ini dan dapat berkembang adalah bisnis yang fleksible.  Penanganan atas pasar dan produk k...

Transformasi Sistem Manajemen SDM dalam Perusahaan

Dalam banyak perusahaan, peranan Departemen SDM (Sumber Daya Manusia) adalah menjadi sangat terbatas dalam peranan administrasi dan lebih mengarah kepada fungsi strategis.  Bagaimana manajemen SDM (Sumber Daya Manusia) dalam beberapa konteks organisasi dapat memastikan pengendalian atas nilai produktifitas maupun atas budaya perusahaan yang dipersyaratkan oleh manajemen. Program transformasi adalah penting untuk dapat dikembangkan dalam beberapa perusahaan dengan tujuan untuk dapat memiliki SDM dengan nilai yang tepat dan efektif dalam perusahaan. Beberapa strategi dapat dikembangkan oleh perusahaan untuk dapat meningkatkan nilai SDM. (1) Strategi Mengubah Pekerja menjadi Business Owner Perusahaan dapat mengembangkan program penetapan strategi penilaian kinerja yang terencana dan sistematis untuk mengubah pola pikir dari suatu pekerjaan rutin menjadi wacana inovatif untuk mencapai target dan sasaran kerja perusahaan. Tantangan yang diberikan perusahaan dapat dipergunakan untuk...

5 Langkah Strategis Dalam Memperkuat Penilaian Kinerja Perusahaan Melalui ISO 9001:2015

 Dalam proses penyusunan penilaian karyawan, banyak perusahaan mendapati bahwa penilaian karyawan yang dilakukan tidak dapat secara maksmial mendukung produktiftas bahkan secara profit juga tidak mendukung. Untuk dapat lebih memaksimalkan penilaian perusahaan, perusahaan dapat lebih strategis yang terkait dengan status kebutuhan da ketetapan produktifitas.  Prinsip pendekatan ISO 9001:2015 dapat dipergunakan oleh perusahaan sebagai panduan untuk menetapakan penilaian kinerja perusahaan.  Tidak sedikit perusahaan yang telah memiliki sertifikasi ISO 9001:2015 namun tidak memahami bagaimana mengaplikasikan pengukuran kinerja perusahaan melalui program ISO 9001:2015.  Berikut ini adalah beberapa tahapan yang perusahaan dapat jalankan terkait dengan penerapan ISO 9001:2015. Berikut adalah tahapan dalam penyusunan sistem manajemen kinerja yang dimaksud (1) Mengidentifikasi Parameter Kebutuhan Dalam Penilaian Proses identifikasi dilakukan dengan melakukan proses evaluasi at...