Langsung ke konten utama

Penyusunan Kelas Jabatan dalam Perusahaan

Banyak perusahaan yang belum melihat adanya kebutuhan untuk pembagian kelompok terhadap kelas jabatan. Dimana perusahaan tersebut hanya melakukan pembagian terhadap kelompok pekerja ke dalam posisi dan jabatan yang ada dalam perusahaan. Bagaimana cara menjalankan proses penyusunan kelas jabatan dalam perusahaan?

Terdapat beberapa tahapan penerapan atas kelas jabatan dalam perusahaan.

(1) Pendekatan Atas Konsep Struktural
Pendekatan ini terlihat sederhana, karena menjabarkan gambaran yang ada dalam struktur organisasi ke dalam penetapan kelas jabatan perusahaan.  Setiap kotak jabatan diberikan selang beberapa kelas untuk dapat memastikan adanya selang penetapan berdasarkan lama waktu bekerja.  Pendekatan ini mudah disusun, namun memiliki masalah dalam proses aplikasinya. Dalam organisasi yang cenderung tidak berkembang dan terdapat keterbatasn untuk mengembangkan organisasinya, maka akomodasi dari kepentingan karir karyawan tidak dapat terjawab secara maksimal.

(2) Pendekatan Atas Konsep Kompetensi
Pendekatan ini lebih rumit untuk disusun, karena penetapan atas kelas jabatan tidak hanya melihat pada konsep yang tergambar dalam struktur tapi juga mempertimbangkan tingkat kebutuhan dari organisasi tersebut secara strategis.  Penyusunan atas pendekatan kompetensi disusun dengan dasar kajian kebijakan organisasi dan sasaran  strategis yang kuat dalam perusahaan. Pendekatan fungsional dan spesialisasi harus dibangun dalam organisasi untuk dapat memastikan penetapan kelas jabatan.

Bagamana pendekatan penyusunan kelas jabatan dalam perusahaan? Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat dalam menyusun kelas jabatan dalam perusahaan. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengembangan Jalur Vertikal dan Horizontal

Bagaimana proses aplikasi dari pengembangan karir seseorang dijalankan dalam suatu jabatan yang sangat bersifat spesialistik. Proses pengembangan terhadap aplikasi karir itu sendiri dapat dilakukan dengan melakukan pengembangan secara vertikal dan horizontal. Penetapan pengembangan status aplikasi horizontal juga akan meliputi konsep pengembangan karir ke arah manajerial dengan menambah ruang lingkup spesialistik yang ada menjadi ruang lingkup pengembangan kompetensi yang lebih luas dalam memahami bidang lainnya. Lalu bagaimana proses konsep pengembangan karir secara vertikal dan horizontal tersebut dijalankan. (1) Jalur karir vertikal Dijalankan dengan meningkatkan fungsi spesialistik dari individu yang ada, kondisi peningkatan jalur vertikal ini hanya dapat muncul apabila konsep pengembangan dari posisi dalam organisasi adalah menduduki konsep strategi fungsional, dimana aspek pengembangan dari komponen organisasi yang dijalankan lebih mendalam ke dalam peningkatan skill indiv...

Transformasi Sistem Manajemen SDM dalam Perusahaan

Dalam banyak perusahaan, peranan Departemen SDM (Sumber Daya Manusia) adalah menjadi sangat terbatas dalam peranan administrasi dan lebih mengarah kepada fungsi strategis.  Bagaimana manajemen SDM (Sumber Daya Manusia) dalam beberapa konteks organisasi dapat memastikan pengendalian atas nilai produktifitas maupun atas budaya perusahaan yang dipersyaratkan oleh manajemen. Program transformasi adalah penting untuk dapat dikembangkan dalam beberapa perusahaan dengan tujuan untuk dapat memiliki SDM dengan nilai yang tepat dan efektif dalam perusahaan. Beberapa strategi dapat dikembangkan oleh perusahaan untuk dapat meningkatkan nilai SDM. (1) Strategi Mengubah Pekerja menjadi Business Owner Perusahaan dapat mengembangkan program penetapan strategi penilaian kinerja yang terencana dan sistematis untuk mengubah pola pikir dari suatu pekerjaan rutin menjadi wacana inovatif untuk mencapai target dan sasaran kerja perusahaan. Tantangan yang diberikan perusahaan dapat dipergunakan untuk...

Menerapan Efisiensi dalam Pengembangan SDM (Sumber Daya Manusia)

 Pengembangan manajemen SDM di dalam perusahaan saat ini dihadapkan pada aspek kompetisi yang semakin kuat. Nilai kompetitif dalam perusahaan yang selalu menjadi pertimbangan adalah permasalah biaya dari SDM (Sumber Daya Manusia) itu sendiri.  Dimana pertumbuhan dari biaya SDM yang semakin lama semakin rumit dan tidak kadangkala tidak mengakomodasi pertumbuhan perusahaan itu sendiri. Namun, hal ini menjadi tantangan tersendiri dalam perusahaan. Peranan dari manajemen SDM (Sumber Daya Manusia) itu sendiri menjadi sangat strategis untuk dapat mengoptimalkan nilai perusahaan untuk mendapatkan aspek skala kompetitif yang lebih baik dibandingkan dengan bisnis sejenis lainnya. Lalu bagaimana strategi yang dapat dijalankan oleh perusahaan untuk dapat meningkatkan nilai kompetisi melalui strategi efisiensi yang tepat. (1) Mengoptimalkan SDM dalam Fleksibilitas Bisnis Bisnis yang muncul saat ini dan dapat berkembang adalah bisnis yang fleksible.  Penanganan atas pasar dan produk k...