Langsung ke konten utama

Tantangan dalam Program Manajemen SDM dalam Perusahaan

Perusahaan memiliki suatu kompleksitas permasalahan yang kadangkala tidak dapat diprediksi dan diukur secara akurat.  Dalam banyak waktu dan pengalaman, tantangan perusahaan banyak terjawab oleh kekuatan manajemen sumber daya manusia yang ada dalam perusahaan.  Perusahaan-perusahaan besar melihat bahwa investasi sumber daya manusia adalah hal serius yang sangat perlu ditangani dengan baik agar setiap permasalahan dan tantangan yang ada baik secara internal maupun eksternal dapat terjawab dengan baik.
Ada baiknya, kita menelaah tantangan-tantangan apa saja yang perlu sangat dipertimbangkan oleh manajemen perusahaan dalam mengembangkan strategi sumber daya manusia yang tepat dan efektif dalam perusahaan.

Tantangan Pertama: Produktifitas Tenaga Kerja

Memastikan konsistensi atas produktifitas adalah tantangan terbesar bagi perusahaan.  Pendekatan pengukuran terhadap nilai produktifitas sendiri menjadi dasar penting dalam pengembangan dan pengelolaan organisasi.

Tantangan Kedua: Employee Engangement

Menetapkan azaz keterikatan antara tenaga kerja dengan perusahaan juga menjadi suatu kekuatan yang dapat membangun perusahaan.  Memastikan atas ukuran dari employee engagement serta metode dan tata cara terkait dengan program engagement yang ditetapkan dalam perusahaan.

Tantangan Ketiga: Biaya investasi SDM

Proses investasi atas Sumber Daya Manusia itu sendiri menjadi tantangan yang penting dan strategis dalam organisasi.  Bagaimana mengembangkan program pengembangan SDM menjadi suatu proses investasi yang menguntungkan.

Tantangan Keempat: Peraturan dan Regulasi

Faktor-faktor eksternal yang dapat menjadi tantangan adalah penetapan terhadap persyaratan terkait dengan pengupahan ataupun persyaratan atas penetapan peraturan lainnya yang terkait dengan sistem perburuhan.  Ketidakparalelan atas dampak regulasi dengan nilai produktifitas menjadi suatu hal yang perlu dipertimbangkan oleh perusahaan.

Tantangan Kelima: Perkembangan Usaha

Dalam sisi manajemen SDM, proses perkembangan usaha terkadang memakan waktu yang lebih cepat dan signifikan dibandingkan dengan status perkembangan kompetensi.
Ada baiknya perusahaan memperhatikan tantangan-tantangan yang dipersyaratkan dalam perusahaan. Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat dalam proses pengembangan perusahaan. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengembangan Jalur Vertikal dan Horizontal

Bagaimana proses aplikasi dari pengembangan karir seseorang dijalankan dalam suatu jabatan yang sangat bersifat spesialistik. Proses pengembangan terhadap aplikasi karir itu sendiri dapat dilakukan dengan melakukan pengembangan secara vertikal dan horizontal. Penetapan pengembangan status aplikasi horizontal juga akan meliputi konsep pengembangan karir ke arah manajerial dengan menambah ruang lingkup spesialistik yang ada menjadi ruang lingkup pengembangan kompetensi yang lebih luas dalam memahami bidang lainnya. Lalu bagaimana proses konsep pengembangan karir secara vertikal dan horizontal tersebut dijalankan. (1) Jalur karir vertikal Dijalankan dengan meningkatkan fungsi spesialistik dari individu yang ada, kondisi peningkatan jalur vertikal ini hanya dapat muncul apabila konsep pengembangan dari posisi dalam organisasi adalah menduduki konsep strategi fungsional, dimana aspek pengembangan dari komponen organisasi yang dijalankan lebih mendalam ke dalam peningkatan skill indiv...

Transformasi Sistem Manajemen SDM dalam Perusahaan

Dalam banyak perusahaan, peranan Departemen SDM (Sumber Daya Manusia) adalah menjadi sangat terbatas dalam peranan administrasi dan lebih mengarah kepada fungsi strategis.  Bagaimana manajemen SDM (Sumber Daya Manusia) dalam beberapa konteks organisasi dapat memastikan pengendalian atas nilai produktifitas maupun atas budaya perusahaan yang dipersyaratkan oleh manajemen. Program transformasi adalah penting untuk dapat dikembangkan dalam beberapa perusahaan dengan tujuan untuk dapat memiliki SDM dengan nilai yang tepat dan efektif dalam perusahaan. Beberapa strategi dapat dikembangkan oleh perusahaan untuk dapat meningkatkan nilai SDM. (1) Strategi Mengubah Pekerja menjadi Business Owner Perusahaan dapat mengembangkan program penetapan strategi penilaian kinerja yang terencana dan sistematis untuk mengubah pola pikir dari suatu pekerjaan rutin menjadi wacana inovatif untuk mencapai target dan sasaran kerja perusahaan. Tantangan yang diberikan perusahaan dapat dipergunakan untuk...

Menerapan Efisiensi dalam Pengembangan SDM (Sumber Daya Manusia)

 Pengembangan manajemen SDM di dalam perusahaan saat ini dihadapkan pada aspek kompetisi yang semakin kuat. Nilai kompetitif dalam perusahaan yang selalu menjadi pertimbangan adalah permasalah biaya dari SDM (Sumber Daya Manusia) itu sendiri.  Dimana pertumbuhan dari biaya SDM yang semakin lama semakin rumit dan tidak kadangkala tidak mengakomodasi pertumbuhan perusahaan itu sendiri. Namun, hal ini menjadi tantangan tersendiri dalam perusahaan. Peranan dari manajemen SDM (Sumber Daya Manusia) itu sendiri menjadi sangat strategis untuk dapat mengoptimalkan nilai perusahaan untuk mendapatkan aspek skala kompetitif yang lebih baik dibandingkan dengan bisnis sejenis lainnya. Lalu bagaimana strategi yang dapat dijalankan oleh perusahaan untuk dapat meningkatkan nilai kompetisi melalui strategi efisiensi yang tepat. (1) Mengoptimalkan SDM dalam Fleksibilitas Bisnis Bisnis yang muncul saat ini dan dapat berkembang adalah bisnis yang fleksible.  Penanganan atas pasar dan produk k...