Langsung ke konten utama

Mengembangkan Sistem Assessment Internal

Beberapa perusahaan mengembangkan sistem kompetensi sebagai dasar dari pengelolaan Sistem Manajemen SDM.  Dari proses pengelolaan tersebut, ada baiknya perusahaan mengembangkan dan fokus kepada Sistem Penilaian serta pengelolaan kompetensi.  Apabila perusahaan tersebut memiliki keinginan untuk dapat mengembangkan Sistem Assessment Internal, berikut adalah beberapa tahapan yang harus diperhatikan oleh perusahaan.

(1) Mengembangkan Sistem Operasional atas Program Assessment tersebut
Penyusunan program assessment atau uju kompetensi tersebut dapat mengadopsi dari ISO 17024, dimana proses atas penilaian dan uji kompetensi tersebut dijalankan.  Dalam proses penyusunan Sistem Operasional tersebut, perusahaan harus dipastikan untuk memiliki Standard Operating Procedure beserta dengan panduan yang terkait dengan proses pengujian atas kompetensi tersebut.

(2) Mengembangkan Tim Assesor
Adalah penting bagi organisasi untuk dapat mengoptimalkan kualifikasi dari tim Assessor untuk dapat menjalankan program penilaian terkait dengan kompetensi yang dipersyaratkan tersebut. Beberapa perusahaan melakukan proses penetapan tim asessor melalui beberapa kualifikasi khusus, dimana setiap personel yang telah menjalankan proses penetapan sebagai assessor ditetapkan dalam suatu keputusan perusahaan dan kemudian dilakukan proses evaluasi secara periodik.

(3) Mengoptimalkan Fungsi Assessment dalam perusahaan
Kebutuhan atas assessment menetapkan adanya suatu kepentingan strategis atas penilaian kualitas pekerja.  Sehingga menjadi sangat penting apabila perusahaan menetapkan suatu program integratif antara pengembangan atas assessment tersebut dengan suatu program bimbingan ataupun coaching untuk dapat lebih meningkatkan kaulitas dari pekerja.

Adalah menjadi bagian strategis perusahaan untuk dapat mengimplementasikan Sistem Manajemen Atas Pengelolaan Kompetensi. Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat untuk mengembangkan Sistem Manajemen Kompetensi dalam Perusahaan. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menerapan Efisiensi dalam Pengembangan SDM (Sumber Daya Manusia)

 Pengembangan manajemen SDM di dalam perusahaan saat ini dihadapkan pada aspek kompetisi yang semakin kuat. Nilai kompetitif dalam perusahaan yang selalu menjadi pertimbangan adalah permasalah biaya dari SDM (Sumber Daya Manusia) itu sendiri.  Dimana pertumbuhan dari biaya SDM yang semakin lama semakin rumit dan tidak kadangkala tidak mengakomodasi pertumbuhan perusahaan itu sendiri. Namun, hal ini menjadi tantangan tersendiri dalam perusahaan. Peranan dari manajemen SDM (Sumber Daya Manusia) itu sendiri menjadi sangat strategis untuk dapat mengoptimalkan nilai perusahaan untuk mendapatkan aspek skala kompetitif yang lebih baik dibandingkan dengan bisnis sejenis lainnya. Lalu bagaimana strategi yang dapat dijalankan oleh perusahaan untuk dapat meningkatkan nilai kompetisi melalui strategi efisiensi yang tepat. (1) Mengoptimalkan SDM dalam Fleksibilitas Bisnis Bisnis yang muncul saat ini dan dapat berkembang adalah bisnis yang fleksible.  Penanganan atas pasar dan produk k...

Transformasi Sistem Manajemen SDM dalam Perusahaan

Dalam banyak perusahaan, peranan Departemen SDM (Sumber Daya Manusia) adalah menjadi sangat terbatas dalam peranan administrasi dan lebih mengarah kepada fungsi strategis.  Bagaimana manajemen SDM (Sumber Daya Manusia) dalam beberapa konteks organisasi dapat memastikan pengendalian atas nilai produktifitas maupun atas budaya perusahaan yang dipersyaratkan oleh manajemen. Program transformasi adalah penting untuk dapat dikembangkan dalam beberapa perusahaan dengan tujuan untuk dapat memiliki SDM dengan nilai yang tepat dan efektif dalam perusahaan. Beberapa strategi dapat dikembangkan oleh perusahaan untuk dapat meningkatkan nilai SDM. (1) Strategi Mengubah Pekerja menjadi Business Owner Perusahaan dapat mengembangkan program penetapan strategi penilaian kinerja yang terencana dan sistematis untuk mengubah pola pikir dari suatu pekerjaan rutin menjadi wacana inovatif untuk mencapai target dan sasaran kerja perusahaan. Tantangan yang diberikan perusahaan dapat dipergunakan untuk...

5 Langkah Strategis Dalam Memperkuat Penilaian Kinerja Perusahaan Melalui ISO 9001:2015

 Dalam proses penyusunan penilaian karyawan, banyak perusahaan mendapati bahwa penilaian karyawan yang dilakukan tidak dapat secara maksmial mendukung produktiftas bahkan secara profit juga tidak mendukung. Untuk dapat lebih memaksimalkan penilaian perusahaan, perusahaan dapat lebih strategis yang terkait dengan status kebutuhan da ketetapan produktifitas.  Prinsip pendekatan ISO 9001:2015 dapat dipergunakan oleh perusahaan sebagai panduan untuk menetapakan penilaian kinerja perusahaan.  Tidak sedikit perusahaan yang telah memiliki sertifikasi ISO 9001:2015 namun tidak memahami bagaimana mengaplikasikan pengukuran kinerja perusahaan melalui program ISO 9001:2015.  Berikut ini adalah beberapa tahapan yang perusahaan dapat jalankan terkait dengan penerapan ISO 9001:2015. Berikut adalah tahapan dalam penyusunan sistem manajemen kinerja yang dimaksud (1) Mengidentifikasi Parameter Kebutuhan Dalam Penilaian Proses identifikasi dilakukan dengan melakukan proses evaluasi at...