Langsung ke konten utama

Menyusun Sistem Rekruitmen On Line

Banyak perusahaan melihat bahwa biaya rekruitmen adalah tidak murah. Dalam beberapa hal, perusahaan menghabiskan cukup banyak waktu untuk melakukan proses kontak dengan personel yang akan diseleksi.  Dan terkadang dengan waktu tersebut, perusahaan gagal mendapatkan karyawan.  Namun, seiring dengan berkembangnya teknologi, perusahaan dapat mengembangkan sistem seleksi karyawan melalui kegiatan rekruitmen on line.

Lalu apa itu rekruitmen on-line? Google Inc, salah satunya, menggunakan sistem rekruitmen on-line untuk dapat menjaring personel dari seluruh dunia untuk dapat bergabung dalam perusahaan.  Bagaimana program dijalankan.

(1) Menggunakan Portal Perusahaan
Beberapa perusahaan besar, melakukan proses pembuatan portal perusahaan sebagai bentuk feature yang dapat dipilih oleh pengunjung. Pengunjung dapat melampirkan CV (Riawayat Hidup) apabila termuat lowongan dalam feature website tersebut.

(2) Menggunakan On- Line Assessment
Untuk Indonesia, sistem On-Line Assessment adalah belum umum dipergunakan.  Namun di dalam perusahaan yang mengembangkan sistem multinasional, on-line assessment seringkali dipergunakan sebagai bentuk proses seleksi. Individu pelamar diminta untuk melakukan proses pengisian assessment dalam bentuk sistem pengisian alat ukur dalam bentuk CBT (Computer Based Test). Beberapa perusahaan selalin melakukan kegiatan assessment juga melakukan proses pemberian ujian kasus dalam proses seleksi tersebut.

(3) Interview Secara On Line
Meskipun keberhasilannya masih dilakukan proses validasi. Kegiatan interview secara on-line berjalan untuk memastikan bahwa personel yang bersangkutan dapat berinteraksi atau teranlisis atas fleksbilitas atas personality yang dimiliki oleh karyawan tersebut.

Perlukah perusahaan Anda mengembangkan Sistem Rekruitmen On Line? Untuk melakukan proses kebutuhan ini, ada baiknya perusahaan melakukan analisis atas kebutuhan anggaran yang diperlukan dalam kegiatan rekruitmen tersebut.

Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat untuk dapat mengoptimalkan Sistem Rekruitmen perusahaan Anda. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menerapan Efisiensi dalam Pengembangan SDM (Sumber Daya Manusia)

 Pengembangan manajemen SDM di dalam perusahaan saat ini dihadapkan pada aspek kompetisi yang semakin kuat. Nilai kompetitif dalam perusahaan yang selalu menjadi pertimbangan adalah permasalah biaya dari SDM (Sumber Daya Manusia) itu sendiri.  Dimana pertumbuhan dari biaya SDM yang semakin lama semakin rumit dan tidak kadangkala tidak mengakomodasi pertumbuhan perusahaan itu sendiri. Namun, hal ini menjadi tantangan tersendiri dalam perusahaan. Peranan dari manajemen SDM (Sumber Daya Manusia) itu sendiri menjadi sangat strategis untuk dapat mengoptimalkan nilai perusahaan untuk mendapatkan aspek skala kompetitif yang lebih baik dibandingkan dengan bisnis sejenis lainnya. Lalu bagaimana strategi yang dapat dijalankan oleh perusahaan untuk dapat meningkatkan nilai kompetisi melalui strategi efisiensi yang tepat. (1) Mengoptimalkan SDM dalam Fleksibilitas Bisnis Bisnis yang muncul saat ini dan dapat berkembang adalah bisnis yang fleksible.  Penanganan atas pasar dan produk k...

Transformasi Sistem Manajemen SDM dalam Perusahaan

Dalam banyak perusahaan, peranan Departemen SDM (Sumber Daya Manusia) adalah menjadi sangat terbatas dalam peranan administrasi dan lebih mengarah kepada fungsi strategis.  Bagaimana manajemen SDM (Sumber Daya Manusia) dalam beberapa konteks organisasi dapat memastikan pengendalian atas nilai produktifitas maupun atas budaya perusahaan yang dipersyaratkan oleh manajemen. Program transformasi adalah penting untuk dapat dikembangkan dalam beberapa perusahaan dengan tujuan untuk dapat memiliki SDM dengan nilai yang tepat dan efektif dalam perusahaan. Beberapa strategi dapat dikembangkan oleh perusahaan untuk dapat meningkatkan nilai SDM. (1) Strategi Mengubah Pekerja menjadi Business Owner Perusahaan dapat mengembangkan program penetapan strategi penilaian kinerja yang terencana dan sistematis untuk mengubah pola pikir dari suatu pekerjaan rutin menjadi wacana inovatif untuk mencapai target dan sasaran kerja perusahaan. Tantangan yang diberikan perusahaan dapat dipergunakan untuk...

5 Langkah Strategis Dalam Memperkuat Penilaian Kinerja Perusahaan Melalui ISO 9001:2015

 Dalam proses penyusunan penilaian karyawan, banyak perusahaan mendapati bahwa penilaian karyawan yang dilakukan tidak dapat secara maksmial mendukung produktiftas bahkan secara profit juga tidak mendukung. Untuk dapat lebih memaksimalkan penilaian perusahaan, perusahaan dapat lebih strategis yang terkait dengan status kebutuhan da ketetapan produktifitas.  Prinsip pendekatan ISO 9001:2015 dapat dipergunakan oleh perusahaan sebagai panduan untuk menetapakan penilaian kinerja perusahaan.  Tidak sedikit perusahaan yang telah memiliki sertifikasi ISO 9001:2015 namun tidak memahami bagaimana mengaplikasikan pengukuran kinerja perusahaan melalui program ISO 9001:2015.  Berikut ini adalah beberapa tahapan yang perusahaan dapat jalankan terkait dengan penerapan ISO 9001:2015. Berikut adalah tahapan dalam penyusunan sistem manajemen kinerja yang dimaksud (1) Mengidentifikasi Parameter Kebutuhan Dalam Penilaian Proses identifikasi dilakukan dengan melakukan proses evaluasi at...