Langsung ke konten utama

Strategi Renumerasi yang Efektif dalam Bidang Manufacturing

Bagi perusahaan manufacturing, kondisi dimana status ekonomi yang melambat adalah menjadi tantang tersendiri untuk disikapi.  Namun secara prinsip adalah penting bagi perusahaan untuk tidak menyerah dalam tantangan atas strategi ekonomi yang berjalan.

Salah satu tantangan terbesar adalah dengan melakukan proses penyelarasan antara renumerasi dengan prestasi kinerja dari karyawan.  Beberapa alternatif yang dapat dikembangkan oleh perusahaan pada saat melakukan proses penyusunan sistem renumerasi adalah sebagai berikut:

(1) Melakukan Proses Pembagian Sistem Kepegawaian
Dalam industri sistem Kepegawaian ditetapkan dengan beberapa sistem.  Untuk jenis industri yang bersifat musiman, maka sistem kepegawaian ditetapkan berdasarkan pada sistem tidak tetap.  Namun apabila sistem industri cenderung tetap dapat dilakukan dengan sistem kepegawaian tetap.

Khusus untuk pegawai tidak tetap, perusahaan dapat memberlakukan beberapa sistem kepegawaian, seperti bulanan, harian lepas atau yang bersifat borongan bagi hasil.  Apapun pilihan perusahaan, harus dapat dipastikan nilai penggajian tidak berada di bawah UMP.

(2) Melakukan Proses Pengelolaan Strategi Kinerja
Ada baiknya perusahaan mengembangkan komposisi renumerasi yang lebih memperkuat komposisi yang termuat dalam Sistem Kinerja.  Pengembangan Sistem Insentif dan Tunjangan Produksi, dalam beberapa kasus dapat terbukti meningkatkan dan mengoptimalkan Strategi Kinerja Perusahaan.

Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat untuk mengembangkan Strategi Renumerasi dalam perusahaan Anda. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengembangan Jalur Vertikal dan Horizontal

Bagaimana proses aplikasi dari pengembangan karir seseorang dijalankan dalam suatu jabatan yang sangat bersifat spesialistik. Proses pengembangan terhadap aplikasi karir itu sendiri dapat dilakukan dengan melakukan pengembangan secara vertikal dan horizontal. Penetapan pengembangan status aplikasi horizontal juga akan meliputi konsep pengembangan karir ke arah manajerial dengan menambah ruang lingkup spesialistik yang ada menjadi ruang lingkup pengembangan kompetensi yang lebih luas dalam memahami bidang lainnya. Lalu bagaimana proses konsep pengembangan karir secara vertikal dan horizontal tersebut dijalankan. (1) Jalur karir vertikal Dijalankan dengan meningkatkan fungsi spesialistik dari individu yang ada, kondisi peningkatan jalur vertikal ini hanya dapat muncul apabila konsep pengembangan dari posisi dalam organisasi adalah menduduki konsep strategi fungsional, dimana aspek pengembangan dari komponen organisasi yang dijalankan lebih mendalam ke dalam peningkatan skill indiv...

Transformasi Sistem Manajemen SDM dalam Perusahaan

Dalam banyak perusahaan, peranan Departemen SDM (Sumber Daya Manusia) adalah menjadi sangat terbatas dalam peranan administrasi dan lebih mengarah kepada fungsi strategis.  Bagaimana manajemen SDM (Sumber Daya Manusia) dalam beberapa konteks organisasi dapat memastikan pengendalian atas nilai produktifitas maupun atas budaya perusahaan yang dipersyaratkan oleh manajemen. Program transformasi adalah penting untuk dapat dikembangkan dalam beberapa perusahaan dengan tujuan untuk dapat memiliki SDM dengan nilai yang tepat dan efektif dalam perusahaan. Beberapa strategi dapat dikembangkan oleh perusahaan untuk dapat meningkatkan nilai SDM. (1) Strategi Mengubah Pekerja menjadi Business Owner Perusahaan dapat mengembangkan program penetapan strategi penilaian kinerja yang terencana dan sistematis untuk mengubah pola pikir dari suatu pekerjaan rutin menjadi wacana inovatif untuk mencapai target dan sasaran kerja perusahaan. Tantangan yang diberikan perusahaan dapat dipergunakan untuk...

Menerapan Efisiensi dalam Pengembangan SDM (Sumber Daya Manusia)

 Pengembangan manajemen SDM di dalam perusahaan saat ini dihadapkan pada aspek kompetisi yang semakin kuat. Nilai kompetitif dalam perusahaan yang selalu menjadi pertimbangan adalah permasalah biaya dari SDM (Sumber Daya Manusia) itu sendiri.  Dimana pertumbuhan dari biaya SDM yang semakin lama semakin rumit dan tidak kadangkala tidak mengakomodasi pertumbuhan perusahaan itu sendiri. Namun, hal ini menjadi tantangan tersendiri dalam perusahaan. Peranan dari manajemen SDM (Sumber Daya Manusia) itu sendiri menjadi sangat strategis untuk dapat mengoptimalkan nilai perusahaan untuk mendapatkan aspek skala kompetitif yang lebih baik dibandingkan dengan bisnis sejenis lainnya. Lalu bagaimana strategi yang dapat dijalankan oleh perusahaan untuk dapat meningkatkan nilai kompetisi melalui strategi efisiensi yang tepat. (1) Mengoptimalkan SDM dalam Fleksibilitas Bisnis Bisnis yang muncul saat ini dan dapat berkembang adalah bisnis yang fleksible.  Penanganan atas pasar dan produk k...