Langsung ke konten utama

Menjalankan Program Efisiensi Performa SDM dalam Perusahaan

Kondisi perekonomian saat ini, adalah menjadi tantangan besar dan strategis bagi perusahaan untuk dapat mengembangkan program efisiensi yang terkait dengan performa SDM dalam perusahaan.  Bagaimana menerapkan program efisiensi performa SDM yang tepat dalam perusahaan untuk dapat menjawab tantangan usaha tersebut.

(1) Strategi Peningkatan Nilai SDM
Menurunkan gaji atau memberhentikan karyawan adalah bukan strategi yang tepat terkait dengan efisiensi.  Selain, perusahaan akan mengalami kehilangan karyawan yang potensial, secara bisnis dengan mengurangi karyawan paling tidak akan menimbulkan dampak psikologis dalam perusahaan.  Ada baiknya perusahaan melakukan proses peningkatan nilai SDM, dengan mengembangkan SOP dan melakukan proses penilaian kinerja secara efektif untuk dapat memastikan performa SDM terukut secara akurat.  Perusahaan harus dapat mensinergikan antara target perusahaan ke dalam target individu karyawan dalam perusahaan, harus dapat mensinergikan resiko perusahaan menjadi resiko individu dalam perusahaan.

(2) Strategi Transformasi Bisnis
Dalam menjawab tantangan, perusahaan dapat melakukan transformasi bisnis secara optimal dengan mengubah jenis bisnis yang ada pada saat ini dengan jenis bisnis yang lebih adaptable dan lebih fleksibel dengan kondisi perekonomian saat ini. Transformasi bisnis dapat dilakukan dengan meningkatkan kekuatan produktifitas dari output perusahaan, kekuatan strategis dalam penjualan serta memahami kebutuhan konsumen akan kesederhanaan produk. Apabila produk Anda tidak adapatif dengan kondisi saat ini, jalankan proses transformasi bisnis dengan mengubah aspek serta elemen kompetensi yang dipersyaratkan dalam bisnis. Proses transformasi itu sendiri membutuhkan perubahan dari aspek manajemen SDM.  Bagaimana kompetensi SDM itu sendiri harus dilakukan perubahan yang mendasar sesuai dengan konsep bisnis yang dituju tersebut.


Menjadi tantangan besar bagi perusahaan untuk dapat mengoptimalkan nilai SDM secara tepat dan efektif.  Menjadi suatu proses yang berarti bagi organisasi karena proses learning adalah suatu bentuk proses learning secara kelompok yang dilakukan bersama-sama dalam perusahaan, Bukan proses yang hanya dilakukan oleh perusahaan atau individu secara mandiri. Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat untuk menjalankan program efisiensi SDM dalam organisasi. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengembangan Jalur Vertikal dan Horizontal

Bagaimana proses aplikasi dari pengembangan karir seseorang dijalankan dalam suatu jabatan yang sangat bersifat spesialistik. Proses pengembangan terhadap aplikasi karir itu sendiri dapat dilakukan dengan melakukan pengembangan secara vertikal dan horizontal. Penetapan pengembangan status aplikasi horizontal juga akan meliputi konsep pengembangan karir ke arah manajerial dengan menambah ruang lingkup spesialistik yang ada menjadi ruang lingkup pengembangan kompetensi yang lebih luas dalam memahami bidang lainnya. Lalu bagaimana proses konsep pengembangan karir secara vertikal dan horizontal tersebut dijalankan. (1) Jalur karir vertikal Dijalankan dengan meningkatkan fungsi spesialistik dari individu yang ada, kondisi peningkatan jalur vertikal ini hanya dapat muncul apabila konsep pengembangan dari posisi dalam organisasi adalah menduduki konsep strategi fungsional, dimana aspek pengembangan dari komponen organisasi yang dijalankan lebih mendalam ke dalam peningkatan skill indiv...

Teknik Mengkomunikasikan Peraturan Perusahaan yang Tepat

Banyak perusahaan mengalami permasalahan mengenai proses mengkomunikasikan suatu peraturan kepada karyawannya. Masalah yang timbul bisa berasal dari sulitnya untuk membuat karyawan paham mengenai esensi peraturan untuk peningkatan nilai yang positif ke dalam bisnis dan bukannya sebagai bentuk pembatasan untuk meningkatkan kinerja atau performa yang ada dalam perusahaan. Lalu bagaimana proses yang paling tepat untuk melakukan proses sosialisasi yang dimaksudkan tersebut. Proses sosialisasi sebaiknya menggunakan suatu teknik komunikasi yang menggunakan pendekatan dari sisi identitas kematangan individu karyawan itu sendiri. Karyawan sebaiknya dibuat melihat bahwa peraturan perusahaan lebih memberikan konsep keadilan bukan untuk pembatasan. Artinya melihat bahwa peraturan memberikan efek untuk memberikan nilai reward dan punishment yang tepat. Proses sosialisasi juga harus melihat budaya perusahaan dalam mengelola suatu bentuk proses. Lakukan identifikasi dan teknis yang tepat se...

Arsitektur Human Resources dalam Perusahaan

Dalam mengelola SDM (Sumber Daya Manusia) dalam perusahaan, adalah menjadi tantangan bagi perusahaan untuk mampu menyeimbangkan antara tingkatan nilai yang dapat dicapai oleh SDM terkait dengan nilai yang diharapkan oleh perusahaan.  Semakin tinggi nilai yang menjadi kontribusi dari perusahaan, maka semakin tinggi nilai yang dimiliki oleh SDM tersebut. Sebaliknya, ketika nilai yang diberikan sebagai bentuk kontribusi terhadap perusahaan adalah rendah maka nilai yang dimiliki oleh SDM tersebut adalah rendah. Variabel lainnya yang menjadi pertimbangkan dalam proses penetapan terkait dengan keunikan SDM tersebut dalam perusahaan.  Semakin tinggi nilai keunikan yang dimiliki, menunjukkan bahwa posisi karyawan tersebut adalah khas dan penting dalam organisasi. Lalu bagaimana pola klasifikasi ditetapkan terkait dengan pengelompokan SDM tersebut. (1) Kelompok Pertama: Pekerja Kontrak Secara prinsip pekerja kontrak adalah type pekerja yang memiliki keunikan rendah dan kontribusi...