Langsung ke konten utama

Penyusunan Leadership Development Program

Dalam suatu diskusi, ditemukan seorang Senior Manager mengeluhkan mengenai tata cara pengendalian terhadap karyawannya. Salah satu keluhan penting yang dikemukakan adalah bahwa ternyata bawahannya tidak dapat mengerti posisinya sebagai bawahan. Secara berseloroh ia berkata bahwa memang banyak ditemukan pelatihan mengenai kepemimpinan namun tidak ada pelatihan untuk menjadi anak buah.

Menarik memang bagaimana pola kepemimpinan dalam perusahaan terbentuk. Banyak perusahaan melakukan proses rekruitmen langsung untuk posisi pimpinan lebih memprioritaskan pada penguasaan aspek teknikal, seperti apakah individu yang menjadi pimpinan tersebut dapat mencapai target kerja, omset tercapai, efisiensi terpenuhi dan yang pasti profit dari perusahaan meningkat. Perusahaan kadangkala melupakan bahwa proses leadership dalam perusahaan harus terbentuk secara tepat kadangkala justru menyentuh kepada aspek yang bersifat intangible, suatu tahapan proses yang sulit untuk terukur secara tepat. Berikut adalah langkah-langkah yang dapat diimplementasikan dalam perusahaan untuk mengembangkan konsep leadership dalam perusahaan itu sendiri.

(1) Proses pengembangan kompetensi leader
Perusahaan harus merumuskan terlebih dahulu kompetensi-kompetensi seperti apa saja yang ditetapkan untuk posisi leader yang dimaksud. Baik itu soft competency dan technical competency. Keseimbangan terhadap dua kompetensi ini harus sangat kuat diuraikan dalam konsep kompetensi kepemimpinan yang dimunculkan pada setiap posisi jabatan yang ada dalam aspek struktur organisasi yang ada dalam perusahaan itu sendiri.

(2) Proses penyusunan program pelatihan
Program pelatihan harus dibuat dengan konsep berbasiskan kompetensi, pengembangan dalam bentuk mekanisme lanjutan seperti proses coaching dan counseling sangat dibutuhkan. Perusahaan harus menetapkan tim internal yang kuat sebagai tutor dari konsep kepemimpinan yang ada dalam setiap segmentasi organisasi yang ada.

(3) Proses evaluasi
Melakukan pengembangab mekanisme sistem evaluasi sebagai bentuk tahapan penting untuk memastikan konsep kepemimpinan tersebut dipahami dan terimplementasi secara kuat dalam setiap lini. Program yang ada harus dipastikan terealisasi secara sinergis dengan mekanisme kerja dari perusahaan itu sendiri.

Lakukan proses perumusan dan implementasi konsep leadership development program yang tepat dalam bisnis Anda. Pastikan bahwa perusahaan Anda dapat secara optimal berkembang dalam waktu jangka panjang dan mencetak kepemimpinan internal yang kuat. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menerapan Efisiensi dalam Pengembangan SDM (Sumber Daya Manusia)

 Pengembangan manajemen SDM di dalam perusahaan saat ini dihadapkan pada aspek kompetisi yang semakin kuat. Nilai kompetitif dalam perusahaan yang selalu menjadi pertimbangan adalah permasalah biaya dari SDM (Sumber Daya Manusia) itu sendiri.  Dimana pertumbuhan dari biaya SDM yang semakin lama semakin rumit dan tidak kadangkala tidak mengakomodasi pertumbuhan perusahaan itu sendiri. Namun, hal ini menjadi tantangan tersendiri dalam perusahaan. Peranan dari manajemen SDM (Sumber Daya Manusia) itu sendiri menjadi sangat strategis untuk dapat mengoptimalkan nilai perusahaan untuk mendapatkan aspek skala kompetitif yang lebih baik dibandingkan dengan bisnis sejenis lainnya. Lalu bagaimana strategi yang dapat dijalankan oleh perusahaan untuk dapat meningkatkan nilai kompetisi melalui strategi efisiensi yang tepat. (1) Mengoptimalkan SDM dalam Fleksibilitas Bisnis Bisnis yang muncul saat ini dan dapat berkembang adalah bisnis yang fleksible.  Penanganan atas pasar dan produk k...

Transformasi Sistem Manajemen SDM dalam Perusahaan

Dalam banyak perusahaan, peranan Departemen SDM (Sumber Daya Manusia) adalah menjadi sangat terbatas dalam peranan administrasi dan lebih mengarah kepada fungsi strategis.  Bagaimana manajemen SDM (Sumber Daya Manusia) dalam beberapa konteks organisasi dapat memastikan pengendalian atas nilai produktifitas maupun atas budaya perusahaan yang dipersyaratkan oleh manajemen. Program transformasi adalah penting untuk dapat dikembangkan dalam beberapa perusahaan dengan tujuan untuk dapat memiliki SDM dengan nilai yang tepat dan efektif dalam perusahaan. Beberapa strategi dapat dikembangkan oleh perusahaan untuk dapat meningkatkan nilai SDM. (1) Strategi Mengubah Pekerja menjadi Business Owner Perusahaan dapat mengembangkan program penetapan strategi penilaian kinerja yang terencana dan sistematis untuk mengubah pola pikir dari suatu pekerjaan rutin menjadi wacana inovatif untuk mencapai target dan sasaran kerja perusahaan. Tantangan yang diberikan perusahaan dapat dipergunakan untuk...

5 Langkah Strategis Dalam Memperkuat Penilaian Kinerja Perusahaan Melalui ISO 9001:2015

 Dalam proses penyusunan penilaian karyawan, banyak perusahaan mendapati bahwa penilaian karyawan yang dilakukan tidak dapat secara maksmial mendukung produktiftas bahkan secara profit juga tidak mendukung. Untuk dapat lebih memaksimalkan penilaian perusahaan, perusahaan dapat lebih strategis yang terkait dengan status kebutuhan da ketetapan produktifitas.  Prinsip pendekatan ISO 9001:2015 dapat dipergunakan oleh perusahaan sebagai panduan untuk menetapakan penilaian kinerja perusahaan.  Tidak sedikit perusahaan yang telah memiliki sertifikasi ISO 9001:2015 namun tidak memahami bagaimana mengaplikasikan pengukuran kinerja perusahaan melalui program ISO 9001:2015.  Berikut ini adalah beberapa tahapan yang perusahaan dapat jalankan terkait dengan penerapan ISO 9001:2015. Berikut adalah tahapan dalam penyusunan sistem manajemen kinerja yang dimaksud (1) Mengidentifikasi Parameter Kebutuhan Dalam Penilaian Proses identifikasi dilakukan dengan melakukan proses evaluasi at...