Langsung ke konten utama

Menjadi Seorang HR yang Ideal


Banyak informasi yang menarik mengenai bagaimana seseorang dapat menjadi individu HR yang tepat. Namun kadangkala hal ini bisa menjadi suatu bentuk resiko yang besar, bagaimana posisi yang Anda tempati tersebut memiliki banyak peluang ancaman karir baik dari manajemen perusahaan maupun dari pihak karyawan sendiri. Tidak ada suatu ilmu pasti yang dapat membantu Anda dalam menjalankan sistem tersebut, namun kunci yang paling utama adalah sistem.
Tidak dapat dipungkiri, sistem dapat sangat memudahkan kinerja dari seorang HR. Beberapa manfaat yang dapa Anda peroleh dari sistem adalah (1) Komitmen yang tertulis, sistem memungkinkan adanya suatu bentuk komitmen tertulis yang dipastikan untuk menjaga agar organisasi terjaga dalam suatu bentuk kesepakatan yang kuat. (2) Detail terhadap penjelasan ruang lingkup, dimana di dalamnya dijelaskan suatu bentuk kesepakatan terhadap keterkaitan fungsi dan tanggung jawab yang ditetapkan untuk proses pengembangan terhadap sistem manajemen sdm itu sendiri (3) peraturan yang jelas, hal ini dilakukan untuk mengupayakan adanya suatu konsistensi terkait dengan pengelolaan sumber daya manusia, sampai dengan lini operasional yang terendah, dimana manajemen mikro berjalan langsung untuk melakukan suatu tindakan eksekusi.
Konsep HR yang ideal adalah melakukan peranan dua sisi yang baik dan tepat pada dua aspek yang ada dalam perusahaan yaitu mewakili manajemen perusahaan yang dimaksudkan itu sendiri dan mewakili karyawan sebagai penggerak roda perusahaan. Konsep rasional harus ditetapkan sebagai bagian penting untuk melihat setiap masalah dari sisi yang tepat bagi kedua pihak, kemampuan pemahaman legal menjadi suatu porsi penting selain kemampuan komunikasi interpersonal yang ada dalam perusahaan. Salah satu bagian pengembangan yang tepat dalam perusahaan adalah menetapkan suatu peraturan yang menjadi dasar yang kuat hubungan antara perusahaan dengan karyawan yang ada dalam perusahaan tersebut.
Kembangkan kompetensi Anda sebagai HR dalam bentuk pemahaman terhadap fungsi HR, seperti mencari referensi dalam bentuk buku pengembangan kompetensi dan manajemen organisasi, menggunakan jasa konsultan di bidang sumber daya manusia juga dapat menjadi suatu bentuk langkah penting untuk pengembangan kompetensi HR dalam perusahaan. Lakukan proses ini berbarengan dengan pelatihan yang tepat. (amarylliap@yahoo.com, 08129369926)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengembangan Jalur Vertikal dan Horizontal

Bagaimana proses aplikasi dari pengembangan karir seseorang dijalankan dalam suatu jabatan yang sangat bersifat spesialistik. Proses pengembangan terhadap aplikasi karir itu sendiri dapat dilakukan dengan melakukan pengembangan secara vertikal dan horizontal. Penetapan pengembangan status aplikasi horizontal juga akan meliputi konsep pengembangan karir ke arah manajerial dengan menambah ruang lingkup spesialistik yang ada menjadi ruang lingkup pengembangan kompetensi yang lebih luas dalam memahami bidang lainnya. Lalu bagaimana proses konsep pengembangan karir secara vertikal dan horizontal tersebut dijalankan. (1) Jalur karir vertikal Dijalankan dengan meningkatkan fungsi spesialistik dari individu yang ada, kondisi peningkatan jalur vertikal ini hanya dapat muncul apabila konsep pengembangan dari posisi dalam organisasi adalah menduduki konsep strategi fungsional, dimana aspek pengembangan dari komponen organisasi yang dijalankan lebih mendalam ke dalam peningkatan skill indiv...

Transformasi Sistem Manajemen SDM dalam Perusahaan

Dalam banyak perusahaan, peranan Departemen SDM (Sumber Daya Manusia) adalah menjadi sangat terbatas dalam peranan administrasi dan lebih mengarah kepada fungsi strategis.  Bagaimana manajemen SDM (Sumber Daya Manusia) dalam beberapa konteks organisasi dapat memastikan pengendalian atas nilai produktifitas maupun atas budaya perusahaan yang dipersyaratkan oleh manajemen. Program transformasi adalah penting untuk dapat dikembangkan dalam beberapa perusahaan dengan tujuan untuk dapat memiliki SDM dengan nilai yang tepat dan efektif dalam perusahaan. Beberapa strategi dapat dikembangkan oleh perusahaan untuk dapat meningkatkan nilai SDM. (1) Strategi Mengubah Pekerja menjadi Business Owner Perusahaan dapat mengembangkan program penetapan strategi penilaian kinerja yang terencana dan sistematis untuk mengubah pola pikir dari suatu pekerjaan rutin menjadi wacana inovatif untuk mencapai target dan sasaran kerja perusahaan. Tantangan yang diberikan perusahaan dapat dipergunakan untuk...

Menerapan Efisiensi dalam Pengembangan SDM (Sumber Daya Manusia)

 Pengembangan manajemen SDM di dalam perusahaan saat ini dihadapkan pada aspek kompetisi yang semakin kuat. Nilai kompetitif dalam perusahaan yang selalu menjadi pertimbangan adalah permasalah biaya dari SDM (Sumber Daya Manusia) itu sendiri.  Dimana pertumbuhan dari biaya SDM yang semakin lama semakin rumit dan tidak kadangkala tidak mengakomodasi pertumbuhan perusahaan itu sendiri. Namun, hal ini menjadi tantangan tersendiri dalam perusahaan. Peranan dari manajemen SDM (Sumber Daya Manusia) itu sendiri menjadi sangat strategis untuk dapat mengoptimalkan nilai perusahaan untuk mendapatkan aspek skala kompetitif yang lebih baik dibandingkan dengan bisnis sejenis lainnya. Lalu bagaimana strategi yang dapat dijalankan oleh perusahaan untuk dapat meningkatkan nilai kompetisi melalui strategi efisiensi yang tepat. (1) Mengoptimalkan SDM dalam Fleksibilitas Bisnis Bisnis yang muncul saat ini dan dapat berkembang adalah bisnis yang fleksible.  Penanganan atas pasar dan produk k...