Langsung ke konten utama

Postingan

Program Perencanaan Karir Karyawan

Setiap karyawan mengembangkan keterikatan yang berbeda-beda antara dirinya dengan perusahaan. Beberapa karyawan memposisikan fungsinya hanya sebagai pekerja, yaitu dengan menjalankan fungsi dan tanggung jawab seperti yang termuat dalam uraian pekerjaan dan kompetensi yang terkait dengan manajemen sumber daya manusia yang diterapkan dalam perusahaan. Lalu bagaimana cara menyusuna perencanaan karir karyawan yang ada dalam perusahaan. Berikut adalah langkah-langkah yang bisa dilakukan oleh sebuah perusahaan dalam menjalankan perencanaan karir karyawan. (1) Proses pengelompokan cluster pekerjaan Perusahaan dapat menjalankan pemetaan kompetensi yang mana data yang diambil dalam kelompok pekerjaan yang merupakan hasil pengukuran perumusan yang terkait dengan status evaluasi analisis jabatan. Setelah dilakukan analisis jabatan, dapat dibuatkan klasifikasi keluarga pekerjaan (working family) yang mencakup kelompok pekerjan dan jabatan (job family) yang dapat menjadi suatu pengembangan ...

Kesalahan dalam Evaluasi Program Kinerja Perusahaan

Salah satu hal yang menjadi nilai yang terpenting dan signifikan terkait dengan pengembangan pengelolaan perusahaan dan optimalisasi yang terkait dengan penanganan sumber daya manusia dan hubungannya dengan kinerja karyawan itu sendiri. Banyak perusahaan yang salah dalam melakukan proses pengukuran kinerja yang ada dalam perusahaannya. Kesalahan tersebut disebabkan oleh beberapa hal: (a) Indikator pengukuran kerja yang subyektif Beberapa perusahaan memiliki faktor pengukuran kinerja yang sangat subyektif, misalnya penilaian terhadap prilaku dan personality dari karyawan yang mungkin tidak sesuai dengan atasannya. Hal ini apabila tidak dapat dijalankan dengan teknik implementasi yang positif dapat mengakibatkan kemunculan konflik dan justru malah menurunkan motivasi kerja dari karyawan yang bersangkutan. (b) Ketidakjelasan dari ruang lingkup pekerjaan Dalam suatu kelompok kerja yang belum dapat diperjelas ruang lingkup pekerjaannya, penetapan suatu program evaluasi adalah hal ...

Pelatihan Audit SDM dalam Perusahaan

Apakah penting untuk melakukan audit divisi sumber daya manusia (sdm)? Apa manfaat yang dapat diambil dari kegiatan pelatihan audit sumber daya manusia tersebut? Kegiatan audit sumber daya manusia memiliki banyak tujuan, seperti untuk memastikan bagaimana kegiatan yang dijalankan di departemen sumber daya manusia, sudah dijalankan sesuai dengan Standard Operating Procedure yang ada dalam perusahaan, kesesuaian antara data informasi sistem penggajian dan status proses aktual dari proses implementasi yang dijalankan dalam unit kerja sumber daya manusia serta kegiatan lainnya untuk memastikan bahwa tahapan proses dijalankan sesuai dengan kebijakan dan peraturan perusahaan yang dijalankan untuk memastikan kesesuaiannya dengan standar persyaratan yang ada, serta sebagai proses evaluasi untuk memastikan apakah sistem manajemen sumber daya manusia yang ditetapkan sudah sesuai dengan standar persyaratan yang ada. Berikut adalah silabus dari kegiatan pelatihan pengembangan audit sumber daya ...

Menyusun Job Grade dalam Perusahaan

Apakah perusahaan Anda sudah mempunyai kelas jabatan? Apakah diperlukan penentuan kelas jabatan dalam perusahaan Anda? Dapatkah kelas jabatan di dalam perusahaan Anda digunakan untuk mengoptimalkan performa kinerja perusahaan? Beberapa perusahaan memiliki kelas jabatan hanya sebagai bentuk formalitas dalam proses penetapan gaji saja namun tidak melihat pada aspek essensial yang terbentuk dari kelas jabatan itu sendiri. Kelas jabatan seharusnya dapat digunakan untuk mewakili perhitungan dari nilai-nilai kompetensi yang dimiliki dalam perusahaan, seperti kompetensi teknis, kompetensi soft skill serta aspek pengalaman yang dibutuhkan dari jabatan itu sendiri. Bagaimana tahapan dan proses yang tepat dalam menyusun job grade dalam perusahaan. (1) Langkah pertama: proses analisis jabatan Lakukan proses evaluasi terhadap uraian pekerjaan yang dimiliki oleh perusahaan. Untuk kemudian dilakukan proses pengembangan kepada aspek status dari beban kerja serta kondisi kompetensi yang dimil...

Mengapa Diperlukan Konflik dalam Perusahaan?

Perkembangan perusahaan kadangkala membutuhkan adanya stimulasi konflik untuk dapat menciptakan mekanisme pengembangan proses yang tepat dan meningkatkan daya saing performance. Terdapat banyak hal yang menjadi pertimbangan mengapa konflik dibutuhkan, berikut alasan yang digunakan sebagai alasan dalam proses penciptaan konflik dalam perusahaan. (1) Menciptakan iklim kompetisi Adanya konflik yang dapat dikelola positif dapat mengembangkan status performa dari peningkatan kinerja yang ada dalam perusahaan itu sendiri. Beberapa hal yang menjadi suatu pertimbangan penting dalam mengoptimalkan konsep pengelolaan kompetisi adalah dengan menjadi lebih baik dengan orang lain. (2) Sarana dari pengujian kompetensi Kompetensi manajerial dan kepemimpinan dapat dimunculkan dalam proses simulasi penciptaan konflik yang ditetapkan dalam perusahaan. Salah satu tahapan pengujian yang tepat adalah dengan menempatkan individu tersebut ke dalam arena konflik untuk kemudian dilakukan proses peme...

5 Kesalahan dalam Mengembangkan Bisnis Retail

Perkembangan bisnis retail dewasa ini merupakan salah satu bisnis strategis yang diminati oleh banyak pihak. Mulai dari pemegang bisnis lokal besar bahkan investor negara asing sudah mulai menjamah bisnis retail. Namun di balik itu, sangat penting untuk melihat bahwa melakukan pengembangan dalam bisnis ini bukanlah suatu hal yang mudah. Paling tidak, strategi dan penerapan sistem yang dijalankan dalam perusahaan harus dapat memastikan bahwa proses pengembangan bisnis tersebut telah dijalankan sesuai dengan konsep dan aturan yang berlaku. Tersedia 5 kesalahan yang harus menjadi bagian penting dalam menjalankan konsep pengembangan bisnis retail yang dijalankan dalam perusahaan. (1) Kesalahan dalam penempatan lokasi Kunci dari pengembangan bisnis retail adalah lokasi. Penempatan lokasi yang belum terbangun secara komunitas, nilai traffic rendah serta sudah memiliki banyak pemain retail adalah suatu resiko terhadap bisnis retail itu sendiri. Bisa dilakukan namun, harus dipastikan m...

Pelatihan Implementasi Sistem Manajemen SDM Berbasiskan Kompetensi

Dalam melakukan proses penyusunan sistem manajemen berbasiskan kompetensi, selain melakukan proses perumusan terhadap sistem kompetensi yang ada per jabatan pekerjaan maka dilakukan proses penempatan dan alokasi pengembangan kapasitas sumber daya manusia untuk memenuhi persyaratan kompetensi yang dibutuhkan. Salah satu bagian terpenting dalam proses pengembangan manajemen SDM berbasiskan kompetensi adalah dengan mengembangkan suatu mekanisme pelatihan dan proses uji kompetensi yang ditetapkan dalam jabatan. Bagaimana menyusun suatu pelatihan yang berkaitan dengan proses pengembangan kompetensi yang ada dalam organisasi itu sendiri. Pelatihan yang berbasiskan uji kompetensi ini dikembangkan dengan melakukan penyusunan kurikulum berdasarkan status pengembangan unit kompetensi yang ada pada kebutuhan pelatihan tersebut. Dalam satu pelatihan terdapat kemungkinan untuk adanya lebih dari satu unit kompetensi yang dikembangkan dimana pelatihan tersebut merupakan proses pengembangan tekni...